Senin, 04 April 2011

Kill Me Kiss Me~xxx-tra kiss (Forbidden Night)


Terlau banyak hal yang JADI TEKA-TEKI di 6th kiss, dan hal itu tidak bisa Mew jelaskan di 6th kiss karena tuntutan alur. Dan akhirnya M&M stuck on the bed for the 2nd time. T_T. Dan Derita mew nulis angst terus menerus tanpa tahu reaksi reader akhirnya memuncak. Untuk memperjelas 6th Kiss& melepaskan derita, Mew membajak narasi dan membuat penampilan egois author kucing siluman. Pemecahan 7 Riddle dari 6th Kiss. Cerita ini Mew dedikasikan utk semua yang selama ini setia membaca n kasi review sama mew, SELAMAT MEMBACA.
(jadi inget, dulu nulis ni demi nee-chan yang ulang tahun ke 13 abad... hahaha...)

Kill Me Kiss Me
*xxx-tra Kiss*
The Riddle of (forbidden) Night
RIDDLE 1
Mello : “…Aku bisa membaca gerakanmu (Matt). Semua terlihat jelas, sangat jelas, sampai-sampai terasa membosankan.”
Baiklah, Mello memang jenius yang merasa ngga perlu menjelaskan apapun. Tapi memangnya apa sih yang di rencanakan oleh Matt dan di ketahui secara pasti oleh Mello? Untuk lebih lanjutnya inilah pengakuan (diary?) dari Matsuda Touta.

Minggu, 27 Maret 2011

Kill Me Kiss Me~First Encounter (6th Kiss)


Kill Me Kiss Me
~ First Encounter ~
6th Kiss
Apa kau mendengarnya?”
Hanya ada satu detak jantung  yang  mengisi kamar dalam rumah sakit itu, hanya ada satu tubuh yang berdiri sedang tubuh lainnya berbaring dalam tidur panjang, seperti putri tidur. Hanya saja orang yang kini bicara pada sang putri bukanlah pangeran  melainkan seorang pendosa. Seorang Mello, pengkhianat yang bahkan dibenci oleh kematian. 
Mello menggenggam tangan Misa yang dingin dengan kedua tangan hangatnya. Dia memandangi wajah Misa lekat-lekat dengan mata yang sayu. Dia berdiri tegak di atas kakinya yang terluka lalu merunduk, kembali mendekatkan wajahnya ke putri tidur yang tak akan terbangun.
Mello berbisik lembut kontras dengan tubuhnya yang gemetar. “Kira mau menyelamatkanmu. Lalu aku harus menjagamu. Padahal kau…ya, jadi… ma-” kata-katanya seolah di sembunyikan kegelapan, tak ada yang mendengar selain Mello sendiri dan seseorang dalam mimpi.  Dia mengecup kening Misa perlahan bersama kata terakhir sebelum keluar dan meninggalkan Misa sendirian.
左様なら妹ちゃん”.

Rabu, 23 Maret 2011

KMKM~First Encounter (5th kiss-3/3)


Karena banyak adegan masa lalu dan kata hati bertumpuk di satu scene, khusus 5th Kiss last part mew bedakan penulisannya.
“Bla bla bla…”  kata-kata atau kejadian di masa lalu(flashback)
Bla bla bla…  kata-kata di dalam hati
Kill Me Kiss Me
First Encounter
5th Kiss. Part.3/3
Dua musim… selama itu kenapa aku sama sekali tidak menyadarinya?”
Matt duduk di kursi samping ranjang rawat Misa. Kakak yang sangat dia cintai kini terbaring tak berdaya di atas ranjang keras rumah sakit. Selang infus, tabung oksigen dan alat-alat rumah sakit lain menempel ditubuhnya, melucuti kesangaran yang selalu dikenakan Misa. Wajah pucat yang selama ini selalu dihina Matt, kini terlihat begitu rapuh, melambangkan batas tipis antara hidup dan matinya.

Senin, 21 Maret 2011

KMKM~First Encounter (5th kiss-2/3)


Kill Me Kiss Me
~First Encounter~
5th Kiss Part.2/3
Sial” suara Matt bergetar menahan kemarahan yang bercampur dengan kesedihan dan takut akan kehilangan.
“APA YANG KAU LAKUKAN PADA KAKAKKU?!!”
Selalu berulang, perjumpaan dan perpisahan. Angin di Windy City mengantarkan kisah mereka yang akan terus berulang dalam kotak bernama dunia.
Teriakan Matt tak membuat Mello bergeming. Meski satu pukulan telah mendarat di wajahnya dan membuatnya jatuh, Mello tetap tak melepaskan seringainya. Tepat ketika Matt akan kembali menghantamkan kepalan tangannya, keningnya merasakan sesuatu yang dingin. Seorang pria setengah baya menodongkan pistol ke keningnya. Matt teralihkan, lengah pada pria lain yang berdiri di belakangnya dan menendangnya hingga jatuh.
Matt terkapar di lantai. Pistol masih menempel di keningnya bahkan kini ada di kedua sisinya.

Minggu, 20 Maret 2011

KMKM~First Encounter (5th kiss-1/3)


Kill Me Kiss Me
~First Encounter~
5th   Kiss Part.1/3
31 desember 2009,
Pukul 02.30
Lupakan semua perjanjian bodoh yang mencurigakan itu atau ambil resiko?” pertanyaan yang sama kembali terdengar.
Asap memenuhi ruangan, menyerupai kabut yang muncul dipermukaan rumput di pagi hari namun memiliki warna seperti hasil kebakaran hutan. Putung rokok berserakan dalam kamar tanpa penerangan, hanya cahaya dari notebook futuristik buatan Matt yang memberikan cahaya redup pada sosok tubuh yang bersandar lemas di dinding,sendirian dalam pemikirannya yang rumit.
Matt mematikan sisa bara rokoknya dan membuka bungkus rokok ke 13, menyelipkan rokok baru dan kembali memenuhi paru-parunya dengan racun. Tumpukan nikotin tak sedikitpun memberi ketenangan pada dirinya. Seolah otaknya tak lagi dapat memproduksi opiate untuk menangkal kegelisahannya. Mata Matt nyaris tak bisa melihat apapun dibalik goglenya, asap membuatnya berada di negeri awan yang menyesakkan. “Sial! Apa yang harus aku lakukan?”
Handphone Matt menyanyikan lagu Alumina dengan keras, memenuhi ruangan yang senyap dengan suara yang hanya sekejap karena di detik berikutnya Matt telah menerima teleponnya. “Misa kenapa kau meneponku tengah malam?” Matt menyingkirkan goglenya, membuat pekat asap menyengat matanya. Suara keramaian klub menjadi latar, teriakan genit wanita-wanita penghibur dan tawa pria hidung belang membuat Matt menguatkan niatnya untuk menyeret Misa keluar dari dunia malam. “Misa?”Panggil Matt lagi.
“Maaf membuatmu salah sangka, ini aku. Misa memaksaku memakai handphonenya saat tahu aku akan menghubungimu”

Sabtu, 19 Maret 2011

My rules

Setiap orang pasti punya rules alias aturan masing-masing dalam menulis. Mew menerapkan aturan tersendiri dalam menulis fanfiction agar tidak kebablasan nulis cerita erotis yang melewati batas moral. Jenis cerita yang sama sekali tidak bisa ditunjukkan kepada kakak apalagi adik, walau mereka sudah tahu mew adalah (mantan) fujoshi. Mew sendiri sudah pernah mengalami fase kebablasan tersebut sampai di 'lurus'kan seorang sensei. Rules juga upaya agar cerita mew ngga berubah jadi cerita sesat, dalam arti sesungguhnya, seperti sinetron Indonesia, tersesat ngga jelas ujung pangkalnya.

Langsung to the pont, ini dia beberapa rules yang mew terapkan pada diri mew :
  • No Kids Porn & Torture!
    Sengan kata lain tidak ada adegan sex anak dibawah umur, baik itu Yaoi, Yuri maupun Hetero.Jadi cerita seperti doraemon, pikachu, shinchan dan teman-temannya sama sekali tak akan mew sentuh dengan fanfic level M ke atas. Bukannya tanpa alasan. Kids porn adalah masalah terbesar setelah aksi teroris. Selain itu, Mew ngga tegaaa ToT. Lebih lengkapnya baca artikel hasil nyedot mew, you're-not-free-from-child-pornography
    Kalau cuma kiss atau hug sih ngga masalah. Yang jadi masalah, mew ngga punya standar baku untuk usia anak-anak... so......(ーー;)
  • No yaoi,yuri (shonen ai) fanfic di anime keluarga.
    Kebayang ngga kalau pas lagi nonton naruto atau bleach bareng adik dan anak-anak tetangga kita yang bersemangat dan polos, tiba-tiba dikepala muncul pairing-pairing yang "abnormal"melakukan adegan-adegan yang "imoral". Entah kenapa Mew merasa berdosa, banget... Tapi buat kalian yang nontonnya sendirian ato barengan sesama fujoshi dan fudanshi, rules yang ini sangat bisa di abaikan.
  • Draft First!
    Mew selalu kagum sama penulis yang bisa menulis langsung tanpa draft dan rencana pembagian chapter. Dan emang kebanyakan penulis novel yang mew baca seperti itu. Sayangnya kemampuan linguistik mew berbanding terbalik dengan kemampuan logic mew. Jadi kalau mew menulis cerita tanpa mempuat draft atau rencana alur cerita dari awal sampai akhir, jaminan mew bakal tersesat entah kemana.
    Sampai kapanpun, tampaknya mew ngga akan bisa lepas dari draft yang diajarin guru SD.(* ̄m ̄)
  • Data verification.
    Waktu mew menulis Fanfic detective Conan, ada adegan dimana salah satu tokoh berada di New York. untuk mencari perbedaan waktu New York -Tokyo, mew pun ngutak ngatik time setting ha-pe (punya orang) dan memeriksa jadwal jam penerbangan salah satu maskapai. sebenarnya bisa saj mew ngasal, dan sudah pernah mew lakukan, tapi hasilnya bagaikan mawar yang tangkainya duri semua, ngga enak banget. Merasa berdosa karena kasi data salah.
    Mungkin rada ribet, tapi waktu hasilnya sudah keluar, mew tidak menyisakan penyesalan.
    PUAS!.∩( ・ω・)∩
  • Editing
    Ukh, sebenarnya mew paling parah untuk urusan yang satu ini. Mew dikenal sebagai editor yang baik diantara teman-teman yang menulis. Tapi mew mendapatkan kesulitan begitu editing cerita sendiri. Akibatnya sering terjadi typo, kesalahan tanda baca, kesalahan penggunaan huruf sampai susunan kata. Karena itu (kalau ada waktu) mew membaca ulang dalam bentuk print (kalau lagi ada kertas ama tinta) dan membaca cerita mew dengan suara keras (kalau lagi ngga ada orang), jadi bisa kelihatan kesalahannya.
    Tapi karena ribet, rule yang satu ini yang paling sering dilangkahi. Tehe~
Oke,cukup 5 saja dulu, lanjutannya kapan-kapan. maklum blogger pemula. jadi ngetik begini aja makan waktu ampe tengah malam(namanya aja kucing, ngga punya jari). lol

Minggu , 20 maret 2011

You're not free from Child Pornography

For you who didn't understand what child porn means,you could read this first, though the article is far longer than the one I tag here.

I found this article due "my rules" writing. I never wrote fanfiction or original story with explicit sex scene that including children. Okay, it's not include picture or video, but  just getting worried over, if I write something.like that maybe someone will looking for the real one and...Yikes!!Yet, in Kill Me Kiss Me (My Fanfic) there is a flash back about kids been torturing, but it's not explicit and written to avoid any kind of kids misdeed. I love kids since i was a baby.

The War on Child Pornography? Who are the Victims?

Source: Watch Right
By: Robert DeMarco

The sexual victimization of children is overwhelming in magnitude, yet largely unrecognized and underreported.
Peter Banks, National Center for Missing and Exploited Children



The dissemination of child pornography on the Internet is growing very fast. At the same time, internet crime against children is the fastest growing crime in America. The problem is so big that the FBI operation to combat these kinds of crimes is now second only to the fight against terrorism. FBI officials say, on their website, that the use of computers has become the most widely used technique by pedophiles to share illegal photographic images of minors and to lure children into illicit sexual relationships.

When the vast majority of Americans think about child pornography they generally think of teenagers in porn films. But the real problem focuses around images of children as young as six months old having sex with adults (Deputy's Alleged Porn Possession Includes Infants). Since it is impossible to show these kinds of images to the public, the public remains generally unaware of the dimensions and seriousness of the problem. And, the public remains unaware that sophisticated pedophiles use these images to desensitize vulnerable children into thinking and believing these kinds of behaviors are acceptable. The dissemination and use of child pornography to victimize our children is exploding.



One of the most common mistakes made by parents is that they think it can't happen to their kid. Often, the victims are children, who are good students, drug-free, and have solid relationships with their parents.
Thomas Spina Jr., US Attorney



It is not surprising given the lack of education that the typical adult will often dismiss this problem out of hand. About one-third of the people I speak with take the stance that there is no real problem and that the problem is being blown out of proportion. At the same time, they willing admit that they have read little about the problem and their opinion is based more on what they think then what they know.


The discussion of child pornography often focuses on the images. The real issue should be on the victims in these images the children. This is the real issue, the children as victims. The number of victims is growing fast and these victims are unable to defend themselves.


It's not only a picture; it's actually a child getting sexually abused.
Detective Jose Guerra
Department of Crimes Against Children, El Paso PoliceDepartment




The following are examples of what is being done by law enforcement to combat this problem and show that the problem is large and growing.


In 2003 alone, more than 200,000 reports of Internet-related child pornography were made to the National Center for Missing and Exploited, Children CyberTipline .


Operation Site-Key over 23,000 individuals were found to be using their credit cards to subscribe to child pornography web sites, and more than 700 arrests have been made to date (FBI and Internet Crimes Against Children Task Force).


Operation Predator more than 2,000 child predators and sex offenders have been brought to justice in the first eight months since this new law enforcement program was launched (created by the Department of Homeland Security).


Operation Candyman focused on a Yahoo!E-group, an online community, whose 7,000 members uploaded, downloaded or traded images of sexually exploited children. Resulted in arrests in more than 31 states. Also found that members included: clergy, law enforcement officers, a nurse, a teacher's aide, a school bus driver, and others entrusted with protecting, nurturing and educating the American youth (FBI Executive Assistant Director Bruce Gebhardt).


FBI's Innocent Images National Initiative targets Internet pedophiles. Over the past few months, 112 search warrants have been executed in 31 states (April, 2004).

source : http://www.crime-research.org/news/16.06.2004/433/


It is in USA and 2004 data!! It's keep grow and the list of missing children .... must I say growing multiple times? I dont know hoew about Indonesia...but I hope this kind of crime never been touch Indonesia (but i doubt it).


BTW, I'm suck -super suck- in English, tapi kenapa malah nulis pengantarnya pakai bahasa Inggris ya? (Whatever lah) ^0^